Tag Archives: budaya

Budaya Lahat: Tari Erai-Erai, Tari Tradisional Kabupaten Lahat

Tari Erai-Erai adalah salah satu tarian tradisional asli dari Kabupaten Lahat. Tarian ini biasanya ditarikan oleh ibu-ibu sebagai tari untuk menyambut tamu yang datang ke suatu daerah, dengan menggunakan alat musik sederhana lebih dominan ke suara gendang sebagai pengiring dan lirik yang dinyanyikan berupa pantun. Seiring berjalannya waktu, tarian ini sudah mendapatkan sentuhan moderen tanpa meninggalkan unsur-unsur tradisional yang harus dijaga. Untuk alat musik sendiri, sudah dipadukan dengan alat musik yang modern dan para penari juga lebih bervariasi, tidak lagi hanya kaum ibu-ibu, malah dipadukan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk mendownload Lagu Tari Erai-Erai, KLIK DISINI

Pagelaran Teater dan Monolog Siswa SMA Negeri 4 Lahat 9 Mei 2012

Saksikan dan Ikuti Pagelaran Teater dan Monolog
di Aula SMA Negeri 4 Lahat
Rabu, 9 Mei 2012
Menampilkan:

Monolog Tradisi Rebana (Teater Gendhing Muara Enim) dan Pentas “Perampok Lembah Serelo” (Teater SMA Negeri 4 Lahat)

Terbuka untuk umum
Tiket masuk Rp. 3.000,-
Dapatkan di SMA Negeri 4 Lahat

Sinopsis Teater SMA Negeri 4 Lahat

“Perampok Lembah Serelo”
Di lembah Serelo, hiduplah rakyat lembah Serelo yang hidup dengan tentram dan damai. Tapi seiring berjalannya waktu dan era Globalisasi, memaksakan warga Lembah Serelo harus mengatur alur era globalisasi. Perampok Lembah Serelo mengambil kebudayaan Lembah Serelo, secara perlahan semua digantikan dengan kebudayaan-kebudayaan modern, menyingkirkan kebudayaan yang sudah ada di lembah Serelo. Semua kekayaan alam yang ada di Lembah Serelo, perlahan juga tersingkirkan dengan perampok Lembah Serelo”

Lomba Foto On The Spot Komunitas Photography Serelo ( Komphoser ) Lahat

Assalamu ‘alaikum wr. wb

SALAM JEPRET !!!

Komunitas Photography Serelo ( Komphoser ) Lahat mengadakan Lomba Foto On The Spot yang akan dilaksanakan pada :

Hari : Sabtu, 7 April 2012

Waktu : 07.00 WIB s.d Selesai

Tempat Kumpul : Halaman Parkir GOR Lahat

Komphoser Lahat mengundang Rekan2 Fotografer Palembang dan Luar Palembang untuk mengikuti Acara ini.

Diharapkan rekan2 Fotografer Palembang dan Dari Daerah lain yg ingin ikutan untuk segera mendaftarkan diri

Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

Salam FN’ers PALEMBANG

 

Hadiah untuk kategori Umum

Juara 1 : Rp 3.000.000,-

Juara 2 : Rp 2.000.000,-

Juara 3 : Rp 1.000.000,-

Juara Favorit : Tas Kamera from Canon

 

Hadiah Untuk Kategori Pelajar

Juara 1 : Rp 1.000.000,-

Juara 2 : Rp 750.000,-

Juara 3 : Rp 500.000,-

 

SYARAT DAN KETENTUAN PENDAFTARAN :

1. Peserta yg ingin ikutan dipersilahkan mentrasfer biaya administrasi sebesar Rp. 50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah) unutk umum & Rp.25.000,- ( Dua Puluh Lima Ribu Rupiah ) Untuk Pelajar per orang Ke Panitia Melalui Rekening :

Nama : Gita Novella // Bank : BCA // No. Rekening : 813 021 3732

Nama : Hendika W.P // Bank : Mandiri // No. Rekening : 112 000 46 22788

2. Setelah Biaya Administrasi di Transfer, Peserta dipersilahkan mengirimkan BUKTI TRANSFER melalui Email : Hendika.wp@gmail.com untuk mendapatkan nomer Registrasi.

3. Bukti Transfer dan Nomer Registrasi ini akan di tukar dengan Tanda peserta pada waktu Pendaftaran Ulang peserta pada Tanggal 7 April 2012 Jam 07.00 – 09.00 di Halaman Parkir GOR Lahat

RUNDOWN ACARA Photo Competition & Pameran Photography Komphoser

07.00 – 09.00 : Registrasi : Depan GOR Lahat

09.00 – 10.00 : Pemberitahuan peraturan Lomba & Games

10.00 – 12.00 : 1st Hunting Session -” Gades Lahat” : Ribang Kemambang

12.00 – 13.00 : Lunch Time & Break Session : Tepian Sungai Lematang

13.00 – 15.00 : 2nd Hunting Session – Desa Suka cinta

15.00 – 16.00 : Photo Submition : Depan Gor Lahat

Penampilan Band

16.00 – 17.00 : Sessi Bonus “ Model On The jeep”

17.00 – 18.00 : Band

18.00 – 19.00 : Break Session

19.00 – 19.30 : Penampilan Komunitas Freestyle Lahat

19.30 – 20.00 : Penampilan Komunitas Skater Lahat

20.00 – 22.00 : Acara Puncak , Pengumuman Pemenang & Closing

CP: Decka HP : 085368480011 PIN : 277cdeeb Email : Hendika.wp@gmail.com

CP: Meditha Rhoman (Adilahat) HP: 085266632748 email: adilahat@gmail.com

 

Peserta Palembang dapat mendaftarkan diri melalui

Dian Novita 085267071717

Tempat Wisata Lahat: Jembatan Gantung Desa Pagar Batu & Komplek Jagungan

Selain Taman Rekreasi Ribang Kemambang ataupun Bukit Serelo, ada lagi tempat wisata alternatif yang dapat dijadikan pilihan untuk melepas lelah, yaitu Jembatan Gantung Pagar Batu. Jembatan ini menghubungkan antara Desa Jati Kuba dan Desa Pagar Batu Kabupaten Lahat. Jembatan yang dibuat di atas Sungai Lematangini, menyuguhkan keindahan tersendiri bagi masyarakat khususnya wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan pemandangan alam yang luar biasa, dapat memberikan pesona tersendiri dihati para pengagumnya.

Jembatan Pagar Batu

Maju sedikit dari jembatan tadi, terdapatlah Komplek Wisata Jagungan. Komplek ini dinamakan Jagungan karena yang menjadi ciri khas di komplek wisata ini yaitu setiap warung menyajikan panganan berupa jagung yang dapat dinikmati dengan direbus ataupun dipanggang. Komplek ini terletak di poros jalan raya Lahat-Pagaralam sehingga banyak sekali konsumen yang mampir ke komplek wisata ini untuk menikmati citarasa jagung rebus / bakar dari tempat ini, malahan banyak juga yang sengaja membeli untuk oleh-oleh keluarga. Jagungan biasanya ramai dikunjungi pada hari minggu, ataupun hari-hari libur nasional. Bahkan, untuk acara tahun baruan sendiri, banyak masyarakat berbondong-bondong membeli jagung mentah untuk diolah untuk acara malam tahun baruan. Wisata Pagar Batu dan Jagungan ini ditempuh selama kurang lebih 15 menit dari kota Lahat (tepatnya jalan raya menuju kota Pagaralam).

Jalan-Jalan Komplek Megalitikum Tinggi Hari Lahat

Pagi-pagi, Adi kedatangan tamu. Waah teman lama yang berkunjung silaturahmi idul fitri tahun ini. Pas ngobrol-ngobrol, dia mo ajak Adi jalan-jalan ke komplek Megalitikum Tinggi Hari. Penasaran juga sih, soalnya Adi juga belum pernah kesana. Karena itu pas hari jum’at, jadi kalo mo berangkat udah tanggung, soalnya mo waktu sholat Jum’at. Sambil nunggu jum’atan, kami jalan-jalan sebentar ke Desa Suka Cinta Kabupaten Lahat. Banyak yang bilang, kalo pemandangan Bukit Serelo sangat apik disana, ditambah dengan adanya jembatan gantung sebagai sarana penyebrangan masyarakat disana. Gak mau melewatkan momen yang pas disana, Adi dan teman-teman asyik berfoto ria pake kamera punya Mas Yos, Nikon CoolPix P500. Dan hasilnya, sangat memuaskan. Hehehe.
Waktu sholat jum’at hampir tiba, kami memutuskan untuk mencari Masjid terdekat, akhirnya Masjid di Desa Payo yang menjadi pilihan kami.

Komplek III

Selepas sholat jum’at, kami kembali ke rencana semula yaitu ke Komplek Megalitikum Tinggi Hari. Kawasan wisata ini ditempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit dari pusat kota Lahat. Menempuh medan yang agak terjal,  dengan jalan sempit dan berliku. Walaupun begitu, kondisi jalan tetap aman untuk dilewati. Wisata Tinggi Hari terbagi menjadi 3 kawasan yang tidak berjauhan satu dengan yang lain. Komplek I terdapat 3 megalit utama dan beberapa megalit kecil lainnya, di Komplek II terdapat hanya 1 megalit, dan Komplek III terdapat 2 megalit utama. Di komplek ke III inilah, kami membuka bekal yang sudah disiapkan dari rumah, makan bersama sambil menikmati sejuknya angin sepoi-sepoi di bawah pohon. Tidak lupa kami mengabadikan momen berharga ini dengan berfoto bersama.

 

Komplek I

Komplek Megalitik Tinggi Hari ini masih terlihat sepi, walau perawatannya dapat dikatakan sudah baik tetapi akses menuju kesana perlu diperbaiki lagi, agar dapat menarik para wisatawan domestik maupun mancanegara. Semoga kedepannya kawasan wisata ini dapat lebih dikenal dimata dunia.

Film Dapunta Syuting di Lahat

Film Dapunta yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo melakukan syuting di Kabupaten Lahat selama tiga hari. Film yang akan ditonton dalam menyemarakkan SEA Games 2011 mendatang, melakukan syuting di kabupaten Lahat mengambil lokasi di Taman Rekreasi Ribang Kemambang, Simpang Empat Lampu Merah, dan lokasi Bukit Telunjuk yang mengambil Desa Suka Cinta Merapi Barat.
Sinopsis dalam film Dapunta Mengejar Angin menerangkan tentang seorang pemuda yang berkeinginan bersekolah tinggi, tetapi selalu ditentang oleh sang ayah. Saat itu ayahnya seorang bajing loncat. karena itulah dirinya bingung. Akan tetapi dia tidak kehabisan akal, ia pun mendapatkan beasiswa sekolah gratis. Akan tetapi ia pun selalu ditentang oleh ayahnya. Karena dia memiliki kecepatan lari, dia pun ikut lomba lari dan memenangkan lomba dalam kejuaraan sehingga berhasil menjadi atlet lari. Dari sanalah ia menjadi terkenal menjadi seorang atlet lari nasional terutama dalam SEA Games.